16 Cara Menghilangkan Keloid Secara Alami dan Medis Yang Ampuh

Setiap kita, dalam melakukan kegiatan hidup sehari-hari. Kadang, kita tidak bisa mengelak namanya luka. Baik itu luka kecil maupun besar. Hal yang paling setiap kita takuti adalah ketika luka tersebut sembuh, apakah bisa meninggalkan namanya bekas luka, bukan? Salah satu bekas luka adalah Keloid. Apa itu keloid? Keloid adalah salah satu jenis bekas luka yang timbul di permukaan kulit kita, disebabkan oleh luka sebelumnya.

cara menghilangkan keloid

Keloid merupakan jaringan parut (Fibrosa) yang akan terbentuk di atas permukaan kulit yang luka dan memperbaiki serta memperbarui kulit yang terluka itu. Bentuk jaringan tersebut berupa: jaringan yang menonjol, melebar serta memanjang dengan permukaan yang licin, ketika disentuh dengan jari kita.

Ciri-ciri dan Penyebab Keloid

Resiko usia mengalami timbulnya keloid, berkisar usia antara 10 hingga 20 tahun ke atas. Timbulnya jaringan parut (Fibrosa) akibat luka, yang disebut sebagai istilah Keloid, ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor sebagai berikut:

  • Faktor genetik atau Ras. Sesuai penelitian, bahwa resiko timbulnya keloid ini lebih tinggi, timbul pada kulit orang yang keturunan genetik warna kulit gelap atau hitam dibandingkan dengan orang yang keturunan genetik warna kulit yang cerah. Contohnya: kulit hitam orang afrika dibanding dengan kulit putih dari orang barat.
  • Faktor usia. keloid ini bisa terjadi pada anak berusia 10 tahun hingga 20 tahun keatas, termasuk orang dewasa maupun orang yang lanjut usia.
  • Bekas Suntikan Vaksinasi.
  • Bekas sayatan, akibat operasi untuk luka maupun penyakit tertentu. Biasanya terjadi pada ibu hamil yang menempuh operasi caesar.
  • Tindik Telinga.
  • Luka-luka tertentu seperti : bekas garukan kuku yang tajam, bekas luka tercakar atau tergores benda tajam, bekas luka jerawat, bekas karena cacar air, luka bakar dan bekas luka penghilangan tattoo.

Sedangkan ciri-ciri keloid yakni timbul daging menonjol di permukaan kulit bekas luka, berwarna cerah, merah muda ataupun merah, berbentuk lunak melebar dan memanjang, merasa sedikit gatal, mudah mengalami iritasi jika terkena gesekan kasar. Ketika sudah sembuh dan dalam waktu lama, warna kulit keloid lebih pudar dan gelap dibanding dengan kulit sekitarnya.

keloid-akibat-bekas-sayatan

Cara Menghilangkan Keloid Dengan Bahan Alami dan Medis

Setelah kita mengenal apa itu keloid? dan mempelajari faktor yang menyebabkan keloid serta ciri-cirinya. Sekarang, kita akan membahas tips menghilangkan keloid. Secara umum, ada dua jenis cara menghilangkan keloid, yaitu: dengan cara medis dan cara yang alami.

Berikut ini, akan diuraikan beberapa medis untuk mengobati keloid, yakni:

1. Suntikan Fluorouracil

Suntikan kemotrapi ini, fungsinya adalah untuk membunuh sel-sel keloid sesuai tahap terapi. Suntikan ini bisa disuntikan bersamaan dengan Steroid maupun tidak. Suntikan kemotrapi ini cukup sering digunakan untuk menghilangkan keloid.

2. Suntikan Cortisone (Injeksi Streoid Intralesi)

Suntikan Cortisone, akan disuntikkan pada bagian keloid secara rutin. Fungsinya adalah untuk mengecilkan dan menipiskan Keloid dengan merangsang pembentukan bagian pembuluh darah yang lebih dalam. Biasanya suntikan ini diberikan secara rutin sebulan sekali. Hasil dari suntikan ini, walaupun keloid mengecil dan menipis. Tetapi warna bekas luka tetap berbeda dengan kulit sekitarnya.

3. Crytotherapy

Terapi ini menggunakan nitrogen cair untuk membekukan dan meratakan keloid secara rutin. Hasil warna bekas luka menjadi lebih pudar. Terapi ini membutuhkan biaya yang cukup tinggi serta dilakukan secara rutin.

4. Penggunaan Silikon

Menggunakan gel silikon dan dibalutkan pada bagian keloid selama beberapa jam dalam sehari. Dan penggunaan silikon ini bisa mencapai beberapa bulan.

5. Radiasi

Menghilangkan keloid dengan cara radiasi, menurut hasil riset dokter, cara ini sangat efektif dan aman dalam menghilangkan Keloid. Biasanya cara ini diatasi oleh dokter yang khusus menangani ini.

6. Interferon

Interferon adalah protein yang dihasilkan secara alami diproduksi oleh kekebalan tubuh untuk melawan bakteri atau virus. Sesuai penelitian, penyuntikan interferon pada tubuh, akan membantu mengecilkan keloid. Tetapi belum ternampak adanya efek samping lainnya. Metode penyuntikan ini, menggunakan Imuquimod Topika (Aldara). Penggunaan ini untuk merangsang tubuh, memproduksikan interferon.

7. Operasi

Ini merupakan salah satu tindakan yang beresiko, yaitu: pemotongan pada bagian keloid. Ini bisa menyebabkan timbulnya bekas luka yang baru. Untuk meminimalkan resiko tersebut. Biasanya dokter akan mengkombinasikan operasi dengan metode radiasi atau suntikan Streoid Intralesi.

Beberapa hal diatas merupakan cara menghilangkan keloid dengan tindakan medis. Selanjutnya kita akan membahas, bagaimana mengatasi keloid secara alami. Setiap kita pasti lebih senang, jika penyakit itu bisa disembuhkan secara alami dibandingkan dengan tindakan medis. Berikut ini, akan diuraikan beberapa cara mangatasi keloid secara alami, sebagai berikut:

8. Bubuk Cendana

Bubuk cendana adalah bahan alami lain yang sangat efektif yang akan membantu menyingkirkan bekas luka keloid. Cendana bermanfaat untuk regenerasi kulit dan mengurangi munculnya segala jenis bekas luka. Caranya:

  • Campurkan air biasa cukup untuk 1 sdm bubuk cendana untuk membuat pasta tebal.
  • Terapkan pasta tebal pada bekas luka sebelum tidur.
  • Biarkan semalaman. Di pagi hari, cuci dengan air hangat.
  • Lakukan hal ini setiap hari untuk 1-2 bulan.

9. Madu.

Madu adalah salah satu suplemen yang bagus untuk stamina, kesehatan dan masalah kecantikan seperti bekas jerawat. Madu memiliki asam amino esensial yang dibutuhkan oleh tubuh kita dalam menyembuhkan jaringan tubuh kita, yaitu sel yang rusak atau mati.

menghilangkan-keloid-dengan-madu

Caranya:

  • Oleskanlah madu alami pada bagian keloid.
  • Kira-kira setelah setengah jam, bersihkan dengan air dingin.
  • Lakukan ini secara rutin 2x dalam sehari, sampai bagian keloid sembuh.

10. Mentimun.

Mentimun mempunyai vitamin C yang tinggi. Selain itu, mentimun mengandung zat silika, yang bisa membantu pertumbuhan kolagen pada bagian kulit. Caranya:

  • Haluskan mentimun
  • Oleskanlah mentimun yang sudah dihaluskan tersebut pada bagian keloid
  • Lakukan hal ini sebelum tidur malam dan cuci bersih keesokan harinya.
  • Lakukan secara rutin.

11. Baking Soda.

Baking Soda mengurangi guratan keloid dengan mendorong perkembangan lapisan kulit yang sehat. Selai itu mampu mengelupaskan, mengurangi kemerahan serta bisa menghaluskan kulit. Caranya:

  • Campurkanlah 1 sdt baking soda dengan 3 sdt hidrogen peroksida, yang bisa menimbulkan pasta.
  • Oleskan pasta itu pada bagian Keloid dan disertai pijatan lembut.
  • Lakukan secara rutin 3 kali sehari.

12. Bawang putih

Bawang putih cukup efektif dalam mengurangi guratan keloid. Studi yang dilakukan di Aarhus University, Denmark pada tahun 1994, dalam jurnal Ethnopharmacology, menemukan bahwa ekstrak bawang putih mempengaruhi pertumbuhan fibroblast sel, yang berpengaruh pada pertumbuhan parut keloid.

mengatasi-keloid-dengan-bawang-putihCaranya:

  • Lembutkan tiga atau empat siung bawang putih segar.
  • Terapkan pada daerah keloid selama sekitar 15 menit.
  • Cuci dengan air hangat.
  • Anda bisa melakukan hal ini sehari sekali secara rutin.
  • Jika bawang putih menyebabkan ketidaknyamanan, segera cuci dengan air hangat.

13. Cuka Sari Apel.

Cuka sari apel merupakan bahan alami yang bisa mengurangi kemerahan pada kulit dan mengecilkan ukuran keloid. Cuka sari apel bisa menyeimbangkan keasaman kulit kita. Caranya:

  • Campur cuka sari apel dengan air besih.
  • Gunakan bola kapas lalu oleskan ke area keloid.
  • Lakukan metode ini 2-3 sehari secara rutin.

14. Jus Lemon.

Lemon kaya akan Vitamin C dan juga berfungsi sebagai antioksidan yang dapat menunjang kesehatan tubuh kita dan juga bagus untuk kecantikan kulit kita. Lemon juga bisa menyembuhkan bagian keloid menjadi pudar warnanya. Caranya:

  • Oleskanlah jus lemon pada bagian Keloid
  • Kira-kira setelah setengah jam, bersihkan dengan air hangat.
  • Keringkan, lalu berikan pelembab.
  • Lakukanlah cara ini 2x dalam sehari secara rutin.

15. Lidah Buaya (Aloe Vera).

Lidah Buaya memiliki kandungan zat yang bisa mengurangi peradangan pada keloid, menjaga kelembaban kulit, serta menyembuhkan kulit yang rusak. Selain itu, lidah buaya juga bagus untuk menghilangkan stretch mark. Caranya:

  • Bersihkan bagian keloid dengan air hangat.
  • Kemudian oleskan gel lidah buaya pada bagian tersebut.
  • Setelah 30 menit, bersihkan dengan air dingin. Lakukan secara rutin.

16. Minyak Lavender.

Minyak lavender merupakan minyak yang sangat efektif mencegah bekas lukas permanen dan keloid. Minyak tersebut bisa meregenasi kulit dan mengatasi jaringan parut yaitu Keloid. Caranya:

  • Oleskanlah minyak lavender pada bagian keloid.
  • Penggunaannya bisa dicampur bersama minyak pohon teh atau zaitun.
  • Oleskan ke area keloid di tubuh Anda.
  • Lakukan secara rutin.

Sebenarnya, keloid ini bukan merupakan pertumbuhan jaringan yang berbahaya pada kulit kita. Namun, itu menimbulkan bekas luka pada bagian tubuh, sehingga mengurangi fisik penampilan dan rasa kurang percaya diri. Itulah beberapa cara cara menghilangkan keloid yang bisa Anda tempuh baik secara medis maupun alami.

Untuk pengobatan secara alami, tentu membutuhkan kesabaran dan kedisiplinan, karena harus dilakukan secara rutin dan proses yang cukup lama. Jika keloid masih membandel, Anda harus mengkonsultasikannya ke dokter terlebih dahulu untuk menyiapkan langkah medis. Semoga berhasil.

Leave a Reply